Menjaga Akuntabilitas Di Masa Pandemi

Forestfund, 5 Maret 2021. Masa pandemi Covid-19 yang telah berjalan satu tahun di Indonesia nampaknya belum segera memberikan tanda-tanda akan berakhir. Namun hal tersebut tidak menyurutkan langkah para pemantau independen di Indonesia untuk tetap melakukan berbagai kegiatan monitoring hutan.

Meskipun demikian aktivitas yang dilakukan tentulah memiliki banyak perbedaan jika dibandingkan saat normal, penerapan protokol kesehatan serta penerapan kebijakan aktivitas di setiap daerah yang berbeda-beda memberikan dampak bagi keterlaksanaan dan keberlanjutan sebuah program. Penyesuaian pun merupakan pilihan yang tidak bisa dihindarkan yang berdampak pula hingga hal-hal yang terkait proses administrasi.

Menyadari hal tersebut sebagai sesuatu yang tidak mudah, Independent Forest Monitoring Fund (IFM Fund) menyelenggarakan kegiatan berupa pelatihan virtual manajemen proyek yang bertujuan untuk memberikan pedoman manajemen yang baik bagi para mitra agar pelaksanaan program lebih efektif sehingga proses akuntabilitas tetap terjaga.

Dalam acara tersebut pokok-pokok pembahasan dan materi yang diberikan diantaranya mengenai manajemen administrasi, manajemen logistik, manajemen keuangan, pemantauan, evaluasi-audit, komunikasi hingga pelaporan.

Pelatihan yang dilakukan secara virtual ini diselenggarakan pada 4 Maret 2021 dengan melibatkan para mitra di berbagai daerah, khususnya lembaga mitra yang terlibat dalam skema proyek yang didukung oleh FAO-EU FLEGT. Peserta yang mengikuti acara tersebut diantaranya Perkumpulan Absolute Halimun Indonesia (Jabar), Save Aru (Maluku), Perkumpulan Alam Hijau (A-Hi - Jambi), AMAN (wilayah Tano Batak) dan JPIK Jambi.