Berita dan Informasi

Informasi, Catatan & Liputan Kegiatan

 

The European Forest Institute is planning to award a contract for the assignment referred to above and you are hereby invited to take part in the tendering for the aforementioned contract. This Invitation to tender, as well as the Tender Specifications and its annexes, contain the instructions you are obliged to follow should you wish to take part in the tendering process.

 

Pada tanggal 6 Desember 2017, IFM Fund diundang pada acara Seminar Nasional: Melihat Lebih Dalam Satu Tahun Pemberlakuan Lisensi FLEGT yang dilaksanakan oleh JPIK (Jaringan Pemantau Independen Kehutanan). Dalam acara ini, Christian Purba Direktur IFM Fund menjadi salah satu pembicara pada Sesi I: Perkembangan satu tahun pemberlakuan Lisensi FLEGT bersama dengan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPHH Kemen LHK), Dr. Ir. Rufi'ie dan Daniele De Bernardi, Manajer Program EU yang mewakili H.E. Vincent Guerend (Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam).

 

Pada tanggal 30 November 2017, bertempat di Auditorium DR. Soejarwo, Gedung Manggala Wanabhakti diadakan acara "Refleksi Satu tahun Lisensi FLEGT". Setahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 15 November 2016, Indonesia secara resmi mendapatkan lisensi FLEGT dari Uni Eropa. Dengan adanya lisensi ini otomatis produk kayu yang berasal dari Indonesia yang mengikuti prosedur Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dapat diterima di wilayah Uni Eropa. Skema FLEGT dibuat pada tahun 2003 dan merupakan respon Respon Uni Eropa untuk menangani pembalakan liar, hal ini dinyatakan dalam sebuah kebijakan Rencana Tindak Penegakan Hukum, Tata Kelola dan Perdagangan Sektor Kehutanan Uni Eropa (Forest Law Enforcement, Governance and Trade Action Plan).

 

Bertempat di Grand Garden Cafe Kebun Raya Bogor, Yayasan Pemantau Independen Kehutanan atau yang dikenal dengan Independent Forest Monitoring Fund (IFM-Fund) secara resmi diluncurkan ke publik. Acara yang diselengarakan pada hari Selasa tanggal 3 Oktober 2017 ini, merupakan upaya memperkenalkan peran dan fungsi IFM-Fund kepada stakeholder kehutanan secara luas dalam mendukung kegiatan pemantau kehutanan independen sebagai bagian dari pembenahan tata kelola hutan di Indonesia. Peluncuran ini mendapatkan sambutan baik dari berbagai pihak yang hadir, baik dari perwakilan pemerintah, organisasi masyarakat sipil, lembaga internasional, maupun dari lembaga sertifikasi.

 

Hari terasa cerah sekali di pagi, hari Selasa tanggal 3 Oktober 2017 di Kebun Raya Bogor. Matahari dengan hangatnya bersinar menaungi pepohonan, semak dan rerumputan. Suasana bertambah nyaman dengan suara burung dan serangga yang silih berganti, menyadarkan kita bahwa alam adalah sahabat terbaik manusia. Kita pun maklum bahwa saat ini kita sering lupa akan kebesaran alam yang telah melimpahkan kenyamanan hidup bagi manusia. Lupa akan pepohonan, lupa akan semak-belukar, lupa akan rumput yang telah berjasa besar untuk menjaga fungsi lingkungan tetap terjaga, bagi manusia.