Illegal Logging Dan Perambahan Hutan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil

Forestfund, Juni 2021. Zona penyangga dan area inti Cagar Biosfer GSKBB terancam mengalami deforestasi oleh aktifitas perambahan kawasan dan illegal logging. Investigasi yang dilakukan Jikalahari ditemukan luas hutan tersisa di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu pada tahun 2020 sekitar 158.793,3 Ha, Sedangkan Deforestasi yang terjadi sepanjang tahun 2015 hingga 2020 adalah 6.963,3 Ha.

Berdasarkan hasil analisa, sebaran spasial areal deforestasi yang cukup tinggi ditemukan di bagian Barat kawasan Cagar Biosfer, tepatnya pada wilayah administrasi Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Pada areal tersebut dapat dilihat bahwa deforestasi yang terjadi berada pada area zona inti. Berdasarkan peta administrasi desa, wilayah tersebut berada pada wilayah Desa Bandar Jaya/Lubuk Gaung, Kecamatan Siak Kecil.

Investigasi pada beberapa lokasi ditemukan bukti bahwa lokasi-lokasi tersebut diduga kuat telah terjadi aktifitas illegal logging, perambahan kawasan hutan dan kegiatan pembangunan kanal pada lahan gambut.

Hasil analisa lokasi temuan dengan menggunakan peta pembagian zonasi Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu menunjukkan bahwa temuan tumpukan kayu olahan, jalan jalur keluar kayu dan kanal, sawmill dan pondok-pondok pekerja berada pada Zona Inti. Kanal dan jalan yang dibangun sebagai jalur keluar kayu telah mencapai panjang sekitar 2 kilometer di zona inti. Lokasi kebun kelapa sawit berada pada zona penyangga, pada zona transisi terdapat juga temuan tumpukan kayu olahan dan temuan aktifitas bongkar muat kayu berada pada Zona kawasan Suaka Marga Satwa (SM) Giam Siak Kecil yang merupakan bagian dari Zona Inti Cagar Bisofer.

Atas dasar temuan tersebut Jikalahari telah berupaya melaporkan kepada pihak-pihak terkait.