Berkurangnya Tutupan Lahan Ancaman Bagi Daerah Tangkapan Air Danau Toba

Forestfund, Juni 2021. Kondisi Daerah Tangkapan Air (DTA) dan Daerah Aliran Sungai (DAS) disekitar wilayah Danau Toba memprihatinkan. Laju derofestasi di daerah ini berdampak pada konsidi sosial, ekologi dan ekonomi masyarakat. Kebutuhan air minim kian tercemar dan kebutuhan untuk irigasi pertanian seperti persawahan menjadi terancam. Hilangnya sebagaian tutupan hutan di daerah DTA yang menjadi penangkap air hujan yang mengaliri anak-anak sungai menjadi salah satu penyebabnya.

Dari investigasi yang dilakukan oleh PW AMAN Tano Batak pembukaan lahan terutama oleh usaha perkebunan menjadi salah satu penyebab kritisnya DAT di wilayah tersebut. Dalam investigasinya, di wilayah Matio memiliki 386,84 hektar yang menjadi DTA Danau Toba namun sejak 2010 sumber air di daerah tersebut tidak lagi digunakan yang disebabkan kondisi yang semakin kritis. Di daerah tersebut tutupan hutan tidak mencapai 30%, kehadiran perkebunan di daerah tersebut diduga menjadi penyebabnya.

Hal sama terjadi di daerah Sihaporas yang merupakan hutan adat yang berada di Desa Sihaporas Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun sejak kehadiran usaha perkebunan kondisi air di daerah tersebut tergannggu, kebutuhan irigasi untuk areal persawahan menjadi berkurang sehingga areal persawahan berubah menjadi ladang jagung akibat tidak mencukupinya air untuk mengairi persawahan. Dari pengamatan dan analisis spasial menunjukan potensi krisis snagat besar, hanya tersisa 32% tutupan hutan di DTA Danau Toba.

Daerah lain yang terdampak akibat pembukaan lahan adalah Hutan Adat Parpatihan yang terletak di Desa Parlombuan, Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara. DTA dan DAS di wilaya ini merupakan sumber hulu utama dari sub DAS Aek Simare, kondisi tutupan lahan di wilayah ini tersisa 24%.

Kondisi lebih buruk dialami pada daerah Dolok Nagijang yang merupakan salah satu DTA dari Aek Sulpi dan Aek Silang, luas DTA hanya tersisa 13%. Keberadaan usaha perkebunan pun diduga menjadi sumber permasalahan.