Hingga Agustus, ekspor produk kayu Indonesia mencapai US$ 8,06 miliar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga 24 Agustus tahun ini, ekspor produk kayu Indonesia sudah mencapai US$ 8,06 miliar. Ekspor ini berasal dari 44 pos tarif (Kode HS), dan dieskpor ke 185 negara tujuan ekspor.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rufi'ie mengatakan, melihat hasil ekspor saat ini, dia optimistis target ekspor senilai US$ 12 miliar dapat tecapai. Namun, dia berharap, nilai ekspor bisa mencapai US$ 13 miliar - US$ 14 miliar.

"Sampai sekarang saja belum sampai delapan bulan sudah US$ 8 miliar, kalau empat bulan lagi seharusnya bisa mencapai US$ 12 miliar. Apalaagi sekarang kan musim kerja, kalau summer kan orang tidak belanja karena berwisata," ujar Rufi'ie kepada Kontan.co.id, Jumat (24/8).

Ekspor produk kayu dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, di tahun 2013 sekitar US$ 6,05 miliar, di tahun 2014 sebesar US$ 6,58 miliar, di 2015 mencapai US$ 9,84 miliar, di 2016 sebesar US$ 9,26 miliardan di tahun 2014 sekitar US$ 10,94 miliar.

Menurut Rufi'ie, ekspor yang meningkat ini disebabkan berbagai faktor. Mulai dari faktor harga, desain yang baik, hingga preferensi masing-masing pembeli. Dia menambahkan, adanya sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) pun bisa mendorong ekspor kayu indonesia.

"Ini karena konsumen di negara maju itu sudah memikirkan lingkungan. Jadi SVLK itu bukan hanya legalitas saja, tetapi tentang kelestarian juga mulai dari hutan hingga industri, sehingga dipastikan produk itu sesuai dengan pengelolaan hutan yang lestari," jelas Rufi'ie.


Reporter: Lidya Yuniartha
Editor: Komarul Hidayat

Sumber: https://nasional.kontan.co.id/news/hingga-agustus-ekspor-produk-kayu-indonesia-mencapai-us-806-miliar
(24 Agustus 2018)